Siantar Sehat, Sejahtera dan Berkualitas

Kadisdik Dampingi Wali Kota Pematangsiantar Salurkan Bantuan Biaya Pendidikan bagi Pelajar SD dan SMP Miskin di Siantar Marimbun


Pematangsiantar, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Pematangsiantar, Mhd Hamdani Lubis, SH, turut mendampingi Wali Kota Pematangsiantar, dr Susanti Dewayani, SpA, saat menyerahkan langsung bantuan biaya pendidikan untuk siswa/i miskin tingkat SD & SMP se-Kota Pematangsiantar Tahun 2024, di Kantor Camat Sianțar Marimbun, Jalan Bahkora II, Senin (27/05/2024) siang.
Mengawali sambutannya, dr Susanti menegaskan, Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar terus berkomitmen dalam mengayomi dan melindungi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan saat ini terkait biaya pendidikan.
Pemko Pematangsiantar, tutur dr Susanti, memberikan dana bantuan kepada peserta didik yang berasal dari keluarga yang memang layak dibantu.
“Diberikan kepada 2.160 peserta didik, yang akan disalurkan melalui Bank Sumut. Sebesar Rp500 ribu per siswa. Untuk Kecamatan Marimbun ada sebanyak 219 orang,” sebut dr Susanti, disambut tepuk tangan ratusan warga yang hadir.
Bantuan ini diberikan, jelas dr Susanti, agar dapat membantu peserta didik dalam melanjutkan sekolahnya. Begitu juga dengan orang tua, dapat tenang karena biaya sekolah sudah teratasi.

Anak, sambung dr Susanti, merupakan investasi bagi keluarga, sehingga diharapkan anak dapat mandiri, dan meraih cita-citanya, termasuk menuju Indonesia Emas Tahun 2045.
Pada kesempatan tersebut, dr Susanti mengajukan pertanyaan kepada masyarakat, apakah program bantuan tersebut dilanjutkan di tahun depan?
Ratusan masyarakat secara kompak menjawab agar program tersebut dilanjutkan dr Susanti di tahun depan.
Mendengar hal itu, dr Susanti menegaskan program tersebut akan dilanjutkan di tahun depan.
“Harapan untuk melanjutkan program-program Pemko Pematangsiantar, yang dirasakan dan diterima oleh masyarakat. Mudah-mudahan di tahun depan, akan kita lanjutkan,” ujar dr Susanti.
dr Susanti sempat menyinggung kejadian yang terjadi di Jalan Bahkora beberapa hari lalu, yang menyebabkan dua korban meninggal dunia. dr Susanti atas nama Pemko Pematangsiantar merasa sangat prihatin dengan kejadian tersebut.
“Kita harapkan, nantinya kami Pemko Pematangsiantar dengan instansi terkait berkoordinasi. Mari kita bersama-sama meningkatkan kamtibmas demi menjaga agar jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan gangguan lainnya,” sebutnya.
dr Susanti menyatakan, Pemko Pematangsiantar melalui OPD terkait siap bekerja sama dan bersinergi dengan Polres Pematangsiantar dalam memberikan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat, khususnya kepada para remaja/pelajar agar menghindari aksi-aksi yang merugikan diri sendiri dan orang lain.

Sementara itu, salah seorang warga, Maria Silva Manurung mengucapkan terima kasih kepada dr Susanti yang telah melaksanakan program Pematangsiantar berkualitas.
“Siapa yang berharap agar bantuan ini diberikan lagi di tahun depan, ayo tunjuk tangan,” sebutnya, yang disambut tunjuk tangan seluruh warga yang hadir.
Maria mengajak seluruh masyarakat untuk berdoa agar dr Susanti bersama keluarga diberikan kesehatan dan umur panjang.
Hadir juga Camat Siantar Marimbun, Jan Erickson Purba SSTP MSi, perwakilan Bank Sumut, para Kepala SD dan SMP, serta orang tua/wali siswa.
Sebelumnya, Dinas Pendidikan Pematangsiantar telah mensosialisasikan terkait juknis penyaluran bantuan biaya pendidikan tersebut.
Kabid PAUD Dikdas, Simon .T. Tarigan, S.Pd, MM, langsung mensosialisasikan juknis bantuan biaya pendidikan bagi pelajar kurang mampu ini.
Dijelaskan, bantuan biaya pendidikan Tahun 2024 ini khusus untuk pelajar SD Negeri dan SMP Negeri di Kota Pematang Siantar.
Dan penerimanya adalah warga Kota Pematang Siantar, benar – benar warga kurang mampu, dan sama sekali belum pernah mendapat bantuan, ujarnya.
Lanjutnya, jumlah penerima bantuan biaya pendidikan ini untuk SD Negeri sebanyak 1160 orang dan untuk SMP Negeri sebanyak 1000 pelajar dan masing – masing penerima mendapat Rp500 ribu yang penyalurannya melalui Bank Sumut.

“Bantuan biaya pendidikan ini bersumber dari APBD Kota Pematangsiantar. Dan bantuan ini diharapkan dimanfaatkan penerima untuk membeli keperluan sekolah atau biaya personal anak didik seperti pembelian buku, sepatu, ongkos-ongkos, biaya bimbingan belajar dan keperluan lainnya,”jelasnya.
Simon menegaskan, penerima bantuan harus melengkapi sejumlah persyarakatan dan harus benar – benar warga kurang mampu yang dibuktikan surat keterangan yang dikeluarkan pihak Kelurahan.
Dan juga perlu diingat, penerima bantuan ini bukan untuk anak yang orang tuanya ASN, pegawai BUMN, TNI dan POLRI, tambahnya.
“Calon penerima bantuan nantinya agar melengkapi fotokopi Kartu Keluarga (KK), fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP), Akta Kelahiran, surat pernyataan tanpa materai, surat tidak mampu dari Lurah, fotokopi kartu NISN siswa dan fotokopi lembar rapor identitas siswa,”bebernya.
Kabid PAUD Dikdas kembali menegaskan, bahwa data calon penerima bantuan biaya pendidikan ini nantinya akan benar – benar diverifikasi oleh Dinas Pendidikan Pematangsiantar dan tim teknis yang telah telah dibentuk.
Sosialisasi juknis penyaluran bantuan biaya pendidikan itu diikuti antusias oleh para Camat dan Lurah. Mereka janji tidak akan mempersulit warga penerima bantuan tersebut dan melaksanakannya sesuai dengan arahan juknis yang telah ditetapkan.

Foto Kegiatan


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *